BERITA & KEGIATAN

Berita

Perkuat Silaturahim dan Literasi Digital, DPD LDII Bintan Gelar Pengajian Umum di Teluk Bintan

Penyampaian kitab Khutbah bertema ”Mencari Rezeki Yang Halal” jadi pesan utama pengajian umum LDII Kabupaten Bintan. Foto: Dokumentasi

BINTAN — Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Bintan menggelar Pengajian Umum Bulanan yang disejalankan dengan agenda Silaturahim bersama jajaran Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Bintan. Kegiatan ini dipusatkan di Kampung Siantan, Desa Tembeling, Kecamatan Teluk Bintan, pada Minggu (5/7/2026).

Acara diawali dengan lantunan syahdu pembacaan ayat suci Al-Qur’an serta penampilan tahfidzul qur’an oleh para santri TPQ Al-Amin Tasnur Hadi. Kehadiran para penghafal Al-Qur’an usia dini ini memukau para jamaah sekaligus menjadi bukti nyata komitmen LDII dalam mencetak generasi muda yang alim dan faqih sejak dini.

Memasuki acara inti, jamaah menerima siraman rohani melalui kajian Kitab Khutbah yang disampaikan oleh H. Budi Tirto H, S.H. Dalam paparannya, beliau mengangkat tema krusial mengenai pentingnya mencari rezeki yang halal. “Mencari nafkah yang halal bukan sekadar kewajiban, melainkan ibadah utama yang akan menentukan keberkahan hidup, ketenangan keluarga, dan diterimanya amal ibadah kita di hadapan Allah SWT,” ujar H. Budi di hadapan ratusan jamaah.

Setelah kajian keagamaan, agenda dilanjutkan dengan penyampaian Warta Organisasi yang dipimpin langsung oleh Sekretaris DPD LDII Kabupaten Bintan, Maftuh Al Faqih, S.Pd. Pada kesempatan kali ini, Maftuh memberikan penekanan khusus mengenai peran warga organisasi di era modern, dengan mengangkat tajuk “Menyikapi Dinamika Digital dan Bijak Bermedia Sosial”.

Dalam arahannya, Sekretaris DPD mengingatkan seluruh pengurus PC, PAC, dan warga LDII agar tidak mudah terpengaruh oleh arus informasi yang tidak jelas kebenarannya, serta menjauhi perilaku negatif di dunia maya seperti doomscrolling yang dapat menurunkan produktivitas.

“Dinamika digital hari ini menuntut kita untuk semakin cerdas. Gunakanlah media sosial dengan bijak sebagai sarana dakwah, mempererat silaturahim, dan menyebarkan kebaikan, bukan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. Kita harus mampu menyaring informasi sebelum membagikannya,” tegas Maftuh Al Faqih, S.Pd.

Rangkaian acara pengajian dan silaturahim lintas sektoral ini kemudian ditutup dengan khidmat melalui nasehat agama sekaligus doa penutup yang dipimpin oleh Dewan Penasehat Daerah LDII Kabupaten Bintan, H. Bambang Tumijo, S.Sos. Melalui nasehatnya, beliau mengajak seluruh warga untuk terus menjaga kerukunan, kekompakan, dan keharmonisan di tengah masyarakat demi terwujudnya Bintan yang madani.